
Pesta Demokrasi Desa Berjalan Damai, Pilkades 2026 di Kecamatan Kolono Berlangsung Aman dan Kondusif
Perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 di seluruh wilayah Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, resmi rampung dengan aman di 3 Desa, Desa Roda Desa Puupi dan Desa Lamotau secara tertib, dan kondusif. Dari tahap pembukaan tempat pemungutan suara (TPS), penghitungan, hingga rekapitulasi akhir di tingkat panitia desa, stabilitas keamanan wilayah tetap terjaga sepenuhnya tanpa insiden antarpendukung.
Tingginya antusiasme warga terlihat sejak TPS dibuka pada pagi hari. Masyarakat datang menggunakan hak pilih secara cerdas dan berduka-cita merayakan perbedaan pilihan secara dewasa. Suasana di bilik suara tetap tertib dan damai berkat pengawasan berjenjang serta kesadaran kolektif warga untuk menjaga kerukunan antartetangga dan sanak saudara.
Kelancaran agenda ini tidak lepas dari sinergi solid berbagai pihak:
- Petugas Pelaksana: Panitia Pemilihan Kepala Desa dan BPD bekerja profesional, netral, serta transparan sejak penetapan DPT hingga pleno perhitungan.
- Aparat Keamanan: Unsur TNI, Polri, dan Linmas setempat sigap melakukan penjagaan ketat serta patroli pemantauan berkelanjutan di seluruh titik pemungutan suara.
- Pemerintah Kecamatan & Tokoh Masyarakat: Pihak Forkopimcam bersama para tokoh adat dan agama aktif menyerukan pesan persaudaraan dan komitmen siap menang serta siap kalah kepada setiap calon kepala desa.

Dengan selesainya tahapan pemungutan suara ini, seluruh pihak diharapkan terus merawat suasana sejuk dan kembali bersatu demi pembangunan desa. Siapa pun figur yang mendapat amanah suara terbanyak nantinya memikul tanggung jawab membawa perubahan positif, memajukan perekonomian, dan mengayomi seluruh warga desa di Kolono secara merata.
Pemerintah Kecamatan Kolono mencatat tingkat partisipasi warga berada pada tren positif sejak bilik suara dibuka.Antrean pemilih berlangsung rapi, mencerminkan tingginya kesadaran warga dalam menyalurkan hak politik sekaligus menjaga kerukunan sosial di tingkat akar rumput.

Pihak Kantor Camat Kolono menegaskan bahwa keberhasilan agenda demokrasi ini ditopang oleh empat pilar utama di lapangan:
- Integritas Penyelenggara Desa: Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) bersama jajaran BPD menjalankan pemungutan dan penghitungan suara secara transparan, akuntabel, serta patuh pada tata tertib regulasi daerah.
- Pengamanan Presisi: Sinergi terpadu unsur Polsek Kolono, Koramil, dan Satuan Linmas mengawal ketat rantai distribusi logistik serta sterilisasi area pencoblosan hingga kotak suara tersimpan aman.
- Netralitas Aparatur: Jajaran aparatur sipil negara dan perangkat kewilayahan tegak lurus pada komitmen netralitas demi menjamin legitimasi proses maupun hasil pemilihan.
- Kedewasaan Warga: Masyarakat menunjukkan sikap demokratis yang matang dengan menempatkan ikatan persaudaraan warga desa di atas sentimen perbedaan pilihan.
Pihak kecamatan kini mengimbau seluruh elemen warga, tokoh adat, dan tim kandidat untuk segera merapatkan kembali barisan pascapemungutan suara. Kompetisi telah selesai; tahapan selanjutnya adalah mengawal penetapan administratif secara resmi serta mendukung kepemimpinan desa yang baru dalam menyusun arah pembangunan lingkungan masing-masing.



Kecamatan Kolono